Febri menambahkan, krisis demokrasi di Indonesia saat ini semakin parah. Dimana, proses demokrasi yang seharusnya dapat mensejahterakan rakyat malah justru banyak yang disalahgunakan untuk kepentingan pribadi atau kelompoknya.
"Satu hal yang juga berbahaya dalam konteks korupsi politik adalah ketika institusi dan mekanisme politik dikuasai segelintir orang yang mendapatkannya melalui suap terhadap politisi. Padahal, institusi politik yang sehat justru menjadi perangkat utama dalam demokrasi," pungkasnya.
Baca Juga: KPK Ultimatum Kepala Daerah yang Belum Pecat PNS Koruptor
(Edi Hidayat)