JAKARTA - Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra mengaku tidak khawatir dengan pengunduran diri massal anggota Front Pembela Islam (FPI) dari partainya. Bagi Yusril, para anggota FPI tidak berontribusi banya untuk PBB.
"Dua kali Pemilu, 2009 dan 2014 sudah ada anggota FPI yang nyaleg lewat PBB, toh tidak berpengaruh meningkatkan suara PBB. PBB gagal meraih kursi di DPR," kata Yusril kepada Okezone di Jakarta, Sabtu (2/2/2019).
Sebelumnya, caleg serta kader PBB, Novel Bamukmin mengancam akan keluar dari partai pimpinan Yusril Ihza Mahendra bersama puluhan anggota FPI lainnya. Novel menganggap Yusril mengkhianati janjinya.
"Lumayan banyak yang keluar. FPI caleg DPR saja kurang lebih 50-an, apalagi DPRD-nya," kata Novel dikonfirmasi terpisah.
Menurut Novel, pengunduran diri para kader PBB akan masif dan dapat berdampak buruk pada partai pimpinan Yusril. Novel memprediksi, dukungan Yusril untuk pasangan calon (paslon) nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf Amin berdampak pada kehancuran PBB.
"Ini sangat masif dan bisa banget 'Partai Bermasalah Berat' benar-benar tenggelam karena kubu 01 juga tidak akan pilih," tegasnya.
Yusril lantas dengan tegas membantah pernyataan Novel. Kata Yusril, ada atau tidaknya anggota FPI di PBB tidak akan mempengaruhi partai yang dibesarkannya tersebut. Yusril mempersilakan kepada para anggota FPI keluar dari partainya jika sudah tidak sejalan.