Masyarakat kata dia, juga mengeluhkan ketiadaan biaya untuk membayar guru mengaji anak-anak di sana. Oleh karenanya, hasil panen ikan nila ini kata dia, nantinya akan dialokasikan untuk membayar gaji para guru ngaji itu.
“Sebagian hasilnya nanti akan dipakai untuk membeli bibit baru dan merawat musalah itu. Jadi, untuk masyarakat juga hasilnya itu. Nanti kalau panen semua masyarakat setempat bisa menikmatinya,” kata dia.
Sebelum penyerahan bibit ikan nila, Yernol mengaku sudah berkoordinasi dengan Ketua DPD Partai Perindo Kabupaten Agam maupun jajaran pengurus lainnya. “Tadi karena beliau (Ketua DPD) ada urusan ke Padang namun beliau memberikan rekomendasi kepada kita,” ucap Yernol.
(Rizka Diputra)