“Ketimbang menararasikan sesuatu yang besar tetapi tidak bisa diukur. Ketika bicara tentang Indonesia dikuasai oleh asing. Satu persen orang kaya hampir sama dengan separuh orang di Indonesia apa datanya? Lan gak bisa diukur. Memang minus kesalahan, tapi ngomongnya itu seakan-akan di ruang hampa. Ketika bicara tentang ketimpangan sosial, berapa prosesntasi ketimpangannya, kan kita tidak pernah tahu,” katanya lagi.
Sebelumnya, Jokowi meluruskan pernyataannya soal kebakaran hutan dan lahan saat debat Pilpres 2019. Jokowi mengatakan karhutla tetap ada namun turun drastis sejak 2015 hingga 2018.
"Saya sampaikan kita bisa mengatasi kebakaran dalam tiga tahun ini. Artinya bukan tidak ada. turun drastis, turun 85 persen lebih," kata Jokowi di Pandeglang, Banten, Senin 18 Februari 2019.
(Fiddy Anggriawan )