Koreksi Data Karhutla, Jokowi Dinilai Berani dan Jujur

Fahreza Rizky, Jurnalis
Selasa 19 Februari 2019 19:40 WIB
Calon Presiden Nomor Urut 01, Joko Widodo (Jokowi) dalam Debat Kedua Capres di Hotel Sultan, Jakarta (foto: Arif Julianto/Okezone)
Share :

JAKARTA - Keberanian calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo mengklarifikasi kesalahan data dalam debat capres menunjukkan karakter kepemimpinan yang baik karena mencerminkan kejujuran. 

Jokowi sebelumnya mengklarifikasi pernyataannya dalam debat terkait tidak adanya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama tiga tahun terakhir. Capres petahana itu mengatakan selama tiga tahun terakhir tingkat karhutla menurun drastis, bukan tidak ada sama sekali.

(Baca Juga: Jokowi Klaim 3 Tahun Terakhir Tak Ada Kebakaran Hutan, Begini Faktanya) 

"Pemimpin itu harus berkata jujur dan benar. Dia menyatakan ada kesalahan, ya dikoreksi. Itu manusiawi saja menurut saya," ujar Juru Bicara TKN Jokowi-Ma'ruf, Zuhairi Misrawi di Posko Cemara, Jakarta, Selasa (19/2/2019).

 

Kendati terdapat kekeliruan, Zuhairi menyebut data-data yang disampaikan Jokowi kala berdebat dengan capres Prabowo Subianto mendekati kebenaran. Misalnya dalam konteks kebakaran hutan, ia menyatakan Jokowi mampu secara signifikan menekan angka kebakaran.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya