PEKANBARU - Badan Restorasi Gambut (BRG) menyatakan, kebakaran lahan dan hutan (Karhutla) yang melanda Provinsi Riau sepanjang awal 2019 ini terjadi di areal yang jauh dari pemukiman dan perkebunan masyarakat.
"Yang terbakar areal gambut belum dibasahi. Jauh dari pemukiman," kata Kepala BRG Nazir Foead di Pekanbaru seperti dikutip dari Antaranews.com, Sabtu 23/2/2019).
(Baca Juga: TNI Siapkan Pasukan dan Pompa Air di Lokasi Karhutla)
Ia mengatakan, program pemulihan gambut yang dilakukan BRG sejak 2016 lalu di Provinsi Riau selalu melibatkan pemerintah setempat dan masyarakat. Sementara itu, dalam program restorasi tersebut, masyarakat kerap memilih lokasi pembasahan gambut dekat dengan pemukiman dan perkebunan.