Respons Ma'ruf Amin Tentang Kampanye Pengesahan LGBT & Larangan Azan

Fathnur Rohman, Jurnalis
Senin 25 Februari 2019 15:48 WIB
KH Ma'ruf Amin di Cirebon, Jawa Barat (Foto: Fathnur/Okezone)
Share :

CIREBON - Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 1 KH Ma'ruf Amin merespons, terkait beredarnya video perempuan yang mengesahkan LGBT dan suara azan akan dilarang jika Jokowi menang pada Pilpres 2019. Kiai Ma'ruf mengatakan, hal tersebut termasuk kampanye hitam dan harus dilawan.

"Harus dilawan itu, harus. Itu hoaks, jadi tidak mungkin. Pak Jokowi sangat menghormati agama Islam dan ulama. Nanti ada bukti-buktinya semua," ujarnya saat ditemui Okezone, Senin (25/2/2019).

Saat melakukan silaturahmi di Pondok Pesantren (Ponpes) Babakan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, dalam sambutannya Kiai Ma'ruf menjelaskan, penyebaran hoaks itu lebih berbahaya daripada tsunami laut. Menurutnya, kalau hoaks sudah tersebar, semua orang akan terkena dampaknya. Sedangkan, tsunami laut hanya menimpa satu wilayah saja.

(Baca Juga: TKN Duga Fitnah Jokowi Larang Azan Dilakukan Secara Sistematis)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya