Budi berharap, masyarakat dapat proaktif menjalankan pola hidup sehat, serta rutin melaksanakan pembersihan terhadap lingkungan tempat mereka. Fogging kata Budi hanyalah upaya pencegahan awal, namun upaya kebelanjutan berupa lingkungan yang bersih dan pola hidup yang sehat, adalah yang utama dalam upaya pencegahan DBD.
"Kita juga meminta agar Pemerintah Kota Medan segera melakukan perbaikan drainase, dan penyediaan tempat sampah untuk masyarakat. Ketiadaan tempat sampah membuat masyarakat menumpuk sampah di sembarang tempat, dan menjadi tempat kembang biak nyamuk," sebutnya.
"Warga juga jangan malas. Harus rutin menguras bak mandi serta tempat penampungan air lainnya. Kita harus berjuang bersama untuk mengantisipasi DBD ini,"tukasnya.
Selain fogging, kegiatan bakti sosial kesehatan masyarakat juga diisi dengan pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis untuk para lansia dan warga kurang mampu di kawasan tersebut. Terdiri dari pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan kolesterol dan kadar gula darah.