"Jadi persaingannya adalah persaingan kecepatan, jadi kalau kita tidak cepat dalam bekerja tidak tepat dalam inovasi, maka kita pasti akan tertinggal baik sebagai individu, sebagai sebuah entitas bisnis, maupun sebagai negara." ujarnya.
Hanif menjelaskan bahwa yang perlu dilihat dari perjalanan revolusi industri 4.0 adalah proses transformasi industri dari tahap 1, 2, 3 dan 4, dari sisi durasi waktu berjalan lebih cepat. "Yang membedakan revolusi industri 4.0 dibandingkan revolusi industri sebelumnya adalah kombinasi tiga hal sekaligus yang sangat penting, yaitu manusia, mesin, dan big data," katanya.
Ketiganya jika menyatu dan dikolaborasi bersama sehingga membuat segala sesuatu menjadi sangat mudah.
(Abu Sahma Pane)