"Tekad lainnya adalah sebagai prajurit, kita juga ingin menularkan dan menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan menumbuhkan semangat nasionalisme kepada generasi muda yang berada di ujung negara ini," katanya.
Menurut Erwin, anggota yang bertugas mengajar pun secara sukarela dan tidak ada upaya memberatkan pihak sekolah maupun keluarga pelajar.
"Sedangkan untuk tugas menjaga keamanan diwilayah perbatasan lainya, diatur secara bergiliran," tegasnya.
"Perlu diketahui, tugas kita di sini bukan hanya standby di pos atau istilah lucunya yaitu makan tidur, namun justru kita lebih melakukan upaya pembinaan teritorial kepada warga untuk turut berpartisipasi menjaga wilayah ini," kata Erwin menambahkan.
Berdasarkan permintaan dari sekolah dan keinginan untuk membantu para generasi muda tadi, maka dirinya pun mengijinkan beberapa orang anggota Pos Skamto membantu mengajar.
"Saya sampaikan ke mereka, agar kordinasi dan komunikasi dengan pihak sekolah, murid atau wali murid. Bantu mereka secara maksimal, selayaknya kita mendidik anak sendiri dan jika ada kesulitan yang dihadapi mereka (pihak sekolah) segera laporkan untuk segera kita bantu secepatnya," tandasnya.