"Fogging ini untuk membunuh nyamuk DBD dewasa, tapi untuk memutus mata rantai perkembangbiakannya harus dengan cara 4M. Hal itu yang sering dilupakan oleh masyarakat," tukasnya.
Sementara, Ketua RW07, Awan Setiawan, mengungkapkan, dari catatan warganya sudah ada 10 orang yang sempat dirawat akibat terkena DBD. Permintaan fogging pun disampaikan ke Kelurahan hingga Puskesmas. Namun setelah sekian lama menunggu, fogging tak juga diberikan dengan alasan bermacam-macam.
"Kita sudah ajukan, tapi jawabannya dibilang itu sudah bukan program kami lagi. Ya kita sebagai warga kan bingung, lalu mau minta kemana? akhirnya kita rapat dan bermusyawarah, hingga selanjutnya meminta bantuan Rescue Partai Perindo," ungkap Awan.
Lebih lanjut, Awan sangat mengapresiasi aksi sosial Rescue Perindo yang mau peduli dan merespon cepat keresahan warga. Dia berharap, fogging yang diberikan bisa membantu menghilangkan rasa khawatir warga atas teror nyamuk DBD di lingkungannya.
"Kami warga, sangat bangga dengan apa yang dilakukan oleh Rescue Perindo. Kami banyak ucapkan terimakasih, saya kira aksi sosial ini patut ditiru oleh siapapun," tukasnya.
(Khafid Mardiyansyah)