Hal tersebut dibenarkan saksi Mardi dan kodong yang melihat dan menolong korban saat terjatuh, lanjut Roni, korban pun ditawarkan untuk kembali ke rumah Marhamah selaku bibi. Akan tetapi korban memilih untuk tidur di gubuk hingga di temukan sudah tidak bernyawa.
"Ketua RT merasa curiga karena korban dibangunkan tidak bangun dan langsung melapor ke Bhabinkamtibmas," ujarnya.
Polisi yang datang untuk melakukan identifikasi jenazah guna mengetahui penyebab kematian korban saat ini kesulitan. Karena pihak keluarga korban tidak ingin dilakukan autopsi terhadap jenazah.
"Pihak Keluarga tidak bersedia korban diautopsi dan menerima kejadian ini sebagai suatu musibah dan Takdir dari Korban. Dan pihak Keluarga juga sudah membuat surat Pernyataan," tuturnya.
(Angkasa Yudhistira)