Lewat Fasilitas KITE, Bea Cukai Dukung Ekspor Rokok ke Kawasan Duty Free Jepang

Abu Sahma Pane, Jurnalis
Jum'at 22 Maret 2019 13:56 WIB
Foto: dok.Humas Bea Cukai
Share :

KARAWANG – Bertempat di kawasan pabrik rokok PT Philip Morris Indonesia (PMID) di Karawang, PT. PMID yang merupakan pemegang saham mayoritas PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna), secara resmi melakukan ekspor perdana produk rokok premiumnya ke pasar Duty Free Jepang.

Pelepasan satu kontainer bermuatan sekira sembilan juta batang rokok itu disaksikan oleh Direktur Teknis dan Fasilitas Cukai, Nirwala Dwi Haryanto, Kepala Kanwil Bea Cukai Jawa Barat Saipullah Nasution, Direktur Industri Minuman Hasil Tembakau dan Bahan Penyegar Kementerian Perindustrian Abdul Rochim, Direktur Utama PMID Ahmad Mashuri, Direktur Urusan Eksternal Sampoerna Elvira Lianita, dan sejumlah undangan lainnya.

Nirwala mengungkapkan bahwa meskipun produksi rokok setiap tahunnya menurun, nilai ekspor rokok dan cerutu pada 2018 naik dari Rp904,7 juta rupiah menjadi Rp931,6 juta dibanding tahun sebelumnya.

“Pemerintah berterima kasih kepada seluruh jajaran PT PMID yang telah bekerja keras sehingga dapat mengekspor hasil produksinya ke Jepang, terlebih lagi ke kawasan duty free,” ujar Nirwala.

Selain itu, PMID berencana melakukan pengiriman keempat untuk Duty Free Korea Selatan pada akhir Maret 2019 sebanyak 2 kontainer 40’. Adapun total pengiriman ke Duty Free Korea Selatan mencapai sekitar 60 juta batang rokok.

“Untuk menghadapi revolusi industri 4.0, industri akan terus didukung oleh pemerintah, khususnya dari Bea Cukai yang akan memberi dukungan berupa fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE) dan fasilitas-fasilitas Bea Cukai lainnya agar dapat menurunkan cost production sehingga persaingan dengan negara lain juga dapat meningkat,” ucap Nirwala.

Dalam kesempatan yang sama Elvira mengatakan bahwa pencapaian ini tidak lepas dari dukungan penuh yang selama ini diberikan Pemerintah, khususnya Kementerian Keuangan RI dan Kementerian Perindustrian RI, yang menjadi motor pertumbuhan bisnis perusahaan.

(Abu Sahma Pane)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya