OPERASI bersama menghadapi Taliban di Afghanistan Utara, Jumat (22/3/2019), menewaskan dua tentara Amerika Serikat dan seorang Afghanistan mitra mereka.
Kelompok pemberontak itu menyatakan serangan tersebut terjadi di daerah kekuasaan Taliban di sekitar ibukota provinsi Kunduz yang bergejolak.
Para pejabat dari Operation Resolute Support yang dipimpin NATO mengukuhkan dua korban tentara Amerika. Ini membuat personel militer Amerika yang tewas di Afghanistan tahun ini menjadi empat orang.
Taliban “dengan sengit” menghadapi serangan gabungan itu dan bentrokan berikutnya masih berlanjut di daerah itu, kata juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid.