Kesenian Jatilan yang Kian Terasing di Tanah Kelahirannya Sendiri

Bramantyo, Jurnalis
Sabtu 23 Maret 2019 12:05 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat Mencoba Kesenian Jatilan (foto: Bramantyo/Okezone)
Share :

“Setengah sadar saat itu (kerasupan). Tapi kita enggak bisa mengendalikan diri kita sendiri. Saya tidak kebayang sama sekali kalau sampai makan itu semua. Meskipun katanya, enggak ada yang celaka di organ dalamnya meski makan itu semua," cerita Putri.

Konon, lanjut putri, datangnya roh-roh halus sebenarnya bukan karena adannya jampi-jampi atau doa-doa khusus pengundang roh halus. Namun, roh-roh halus ini datang dengan sendirinya karena tertarik dengan bunyi musik yang dimainkan saat pertunjukan digelar. Jadi, dari tiga atau lima orang yang khusus memainkan Jatilan, pasti satu pemain ada yang kerasukan.

"Yang pasti tidak tahu siapa nantinya yang kerasupan. Kayak sistem acak, bisa saya, bisa juga pemain Jatilan lainnya. Tapi, sekarang, Alhamdulillah, meski Jatilan digelar saat pertunjukan reog, tak ada yang kerasupan lagi," kata dia.

Meski kerap kerasupan saat ikut Jatilan, Putri mengaku tidak kapok ikut bermain. Menurutnya, selain sebagai lahan dirinya untuk mencari makan, itu wujud kecintaannya kepada budaya nenek moyang.

Terpisah Dosen jurusan Tari Institut Seni Indonesia (ISI) Solo, Eko Supendi mengatakan, bila berbicara tentang kesenian Jatilan maka akan didapatkan beragam cerita. Dosen sekaligus penari Solo Menari 24 ini menjelaskan, di Ponorogo pertunjukan Jatilan itu satu paket dengan pertunjukan Reognya. Selain di Ponogoro, di Magelang, Temanggung juga ada Jatilan.

"Jatilan itukan dimainkan oleh perempuan dengan menggunakan kuda yang terbuat dari kayu. Jadi, cerita lahirnya Jatilan itu sendiri setiap daerah pasti berbeda-beda. Kalau Solo sendiri, tradisi kuda lumping tidak ada, ya itu tadi, ikut satu paket dengan Reog," terang pria yang akrab disapa Pebo ini.

 

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya