JAKARTA - Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Hasto Kristiyanto mengungkapkan, alasan mengapa calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 itu membuka kampanye terbuka di Serang, Banten.
Selain berdasarkan undian, Hasto menyebutkan bahwa Banten merupakan tempat yang memiliki banyak sejarah, mulai dari pemerintahan kerajaan-kerajaan di Banten, serta tempat kelahiran Ma’ruf Amin di Tangerang.
“Kita milih di Banten karena hasil undian tanggal 24 kita dapat zona B, dan di dalamnya ada Banten. Tentu saja ini momentum yang sangat baik bagi pak Jokowi dan Ma’ruf Amin untuk memulai di sebuah tempat yang dalam konteks kesejarahan itu begitu luar biasa,” ungkap Hasto di Posko Cemara, Jakarta Pusat, Sabtu (23/3/2019).
“Mulai dari pemerintahan kerajaan-kerjaan di Banten. Saat itu sudah membangun hubungan diplomatik yang sangat baik dan kemudian Maruf Amin lahir di Banten,” tambahnya.
Selain itu, sekretaris jenderal (Sekjen) dari Partai PDI Perjuangan menyebutkan bahwa Banten memiliki jumlah penduduk yang sangat padat. Sehingga, elektabilitas Jokowi-Ma’ruf Amin menguat di Banten.
“Nah Banten juga kami pilih karena penduduknya juga padat dan penguatan dari pak Jokowi dan Ma’ruf Amin dan seluruh partai termasuk PDIP besok pagi akan mengadakan kampanye terlebih dahulu sebagai pre-conditioning,” terang Hasto.
“Dengan demikian, kami menunjukkan bahwa ke depan akan efektif dan lebih berkemajuan dalam progres pembangunan karena dukungan yang sangat kuat dari parlemen,” tutupnya.
Sekedar diketahui, pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin akan membuka kampanye terbuka bersama-sama di Gor Ciceri, Serang, Banten, dan akan mengakhirinya juga secara bersama-sama di Jakarta, tepatnya di Gelora Bung Karno (GBK).
(Awaludin)