KARANGASEM - Memasuki musim penghujan penyakit demam berdarah dengue (DBD) mulai mewabah pada sejumlah daerah. Untuk mengantisipasi menyebarnya penyakit DBD di Kabupaten Karangasem, Bali caleg perindo melakukan fogging.
Hal itu seperti dilakukan caleg DPRD Karangasem dapil 4 nomer urut 4 Ida Made Dwipayana, dan caleg DPRD Provinsi Bali dapil Karangasem, Widana. Mereka melakukan fogging di Banjar Manggaan, Banjar Ambengan, Banjar Pande, Banjar Bujaga, Banjar Nongan Kaler, Desa Nongan, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem.
Baca Juga: Anak Pak RT Terserang DBD, Perindo Semarang Kerahkan Tim Fogging
"Fogging tersebut dimulai dari tanggal 25 sampai 29 Maret 2019. Fogging ini merupakan permintaan dari masyarakat yang resah dengan adanya penyakit DBD," terang Ida Made Dwipayana pada Okezone saar dikonfirmasi, Jumat (29/3/2019).
Menurutnya, fogging sendiri dilakukan untuk mencegah mewabahnya demam berdarah. Sebab disaat musim penghujan biasanya penyebaran penyakit DBD cukup cepat. Namun dengan dilakukan fogging kali ini, warga sudah tidak lagi resah.
Pasalnya nyamuk malaria sudah mati terkena asap fogging. Masyarakat sangat senang dengan adanya fogging. Kini warga sudah tidak takut lagi akan penyebaran penyakit DBD.
"Kami menyarankan pada masyarakat untuk tertib 3 M, sehingga warga terhindar dari penyakit DBD yang cukup berbahaya. Bahkan kalau terlambat dalam penanganannya pada pasien bisa berakibat fatal," tandasnya.
Baca Juga: Warga Mengeluh Nyamuk DBD, Caleg Perindo 'Asapi' Permukiman di Jambi
(Fiddy Anggriawan )