JAYAPURA - Warga Sentani menaruh harapan besar usai rumahnya diterjang banjir bandang agar bisa menjalani kehidupan yang normal.
Koordinator Pengungsian di Toumere Andreas Wajamou mengatakan, para pengungsi sudah menyampaikan harapan kepada pemerintah daerah hingga Presiden Joko Widodo.
"Kami sampaikan ke Presiden harus disiapkan bangunan hunian sementara dalam jangka waktu dua bulan dan berharap adanya hunian permanen dalam arti tembok," tuturnya, di Jayapura Selasa (2/4/2019).
Dia mengatakan, di tempat pengungsian yang berada di Gor Toumere terdapat 545 korban banjir bandang atau sekira 126 kepala keluarga (KK).
Presiden Jokowi menyambangi lokasi pengungsian warga Sentani
(Baca Juga: Ini Penyebab Banjir Bandang Sentani yang Telan 112 Korban Jiwa)