JAKARTA - Lembagai survei kian gencar untuk mengukur elektabilitas tiap pasangan calon presiden dan wakil presiden menjelang hari pencoblosan pada 17 April 2019. Namun, bagi Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah, lembaga survei bukan lagi mencari fakta.
"Ya, memang tugas mereka framing, bukan mencari fakta," katanya kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (4/4/2019).
(Baca Juga: Jokowi Disambut Ribuan Warga saat Kampanye Terbuka di GOR Satria Purwokerto)
Menurutnya, lembaga-lembaga survei sengaja menaikkan elektabilitas salah satu calon tanpa didukung dengan fakta. Makanya, ia berani menuding lembaga-lembaga survei memang dibayar untuk membuat framing.
"(Mereka) dibayar untuk framing bukan untuk mencari fakta. kalau orang survei untuk memcari tahu apa yang terjadi di masyarakat, itu dia enggak diumumkan karena itu adalah untuk kepentingan pengambilan keputusan objektif klien," ujarnya.