Keindahan Pantai dan Budaya Jadi Magnet Festival Crossborder Skouw 2019

Risna Nur Rahayu, Jurnalis
Selasa 09 April 2019 15:28 WIB
Foto: Kemenpar
Share :

Kampung Skouw Sae pun dilengkapi dengan Balai Adat. Di Balai Adat ini biasanya masyarakat berkumpul untuk membicarakan banyak hal. Mulai dari diskusi keseharian hingga konten seni budaya. Nuansa serupa juga dibangun di Kampung Skouw Mabo. Hanya saja, di sini ada aktivitas bisnis sehari-hari masyarakat.

Kampung Skouw Mabo lebih tradisional. Tata letak rumahnya tidak beraturan dengan bentuk arsitektur unik khas Papua. Pantainya dipenuhi nyiur yang melambai dengan pasir putih yang bersih.

Dari Skouw Mabo, wisatawan bisa menyusuri jalan menuju Kampung Skouw Yambe. Kampung ini pun terlihat lebih modern. Selain Balai Adat, Skouw Yambe juga dilengkapi pasar tradisional.

Aktivitas perekonomian di Skouw Yambe sangat terasa. Sebab, kampung ini menjadi rujukan beberapa wilayah untuk memenuhi kebutuhan barang sehari-hari. Suplai beragam barang kebutuhan sehari-hari pasar dipenuhi langsung dari Kota Jayapura.

Ricky menjelaskan, Pantai Skouw ini memberikan banyak pengalaman terbaik kepada para pengunjungnya. “Experience terbaik memang ada di Festival Crossborder Skouw 2019. Event ini terkoneksi langsung dengan Pantai Skouw yang panjang dan 3 kampung yang unik. Nuansa Papua sangat terasa kental di sana. Jadi, wisatawan harus mulai mengatur penjalanan menuju ke sana,” jelas Ricky lagi.

Menegaskan statusnya sebagai destinasi terbaik, masyarakat di Skouw khususnya 3 itu terkenal ramah. Mereka selalu menyambut hangat setiap pendatang yang berkunjung.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya