TEHERAN – Sebagai respons atas tindakan Washington yang menempatkan Garda Revolusi-nya dalam daftar teroris, Dewan Keamanan Tertinggi Iran menyatakan Amerika Serikat (AS) sebagai “pemerintahan teroris” dan menyebut Komando Pusat militer AS (CENTCOM) sebagai kelompok teroris.
“Teheran secara resmi menyatakan AS sebagai pemerintah teroris dan Komando Sentral AS yang dikenal sebagai CENTCOM serta semua afiliasinya sebagai kelompok teroris," demikian isi pernyataan dari Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Republik Islam Iran Pimpinan Presiden Hasan Rouhani sebagaimana dilansir RT, Selasa (9/4/2019).
BACA JUGA: Pro-Kontra AS Resmi Mengategorikan Garda Revolusi Iran sebagai Teroris
Pernyataan yang dikeluarkan untuk menanggapi langkah yang disebut "tindakan melanggar hukum dan tidak masuk akal" dari AS tersebut menyalahkan CENTCOM karena merusak keamanan nasional Iran serta menghancurkan kehidupan "orang-orang Iran dan non-Iran yang tidak bersalah" untuk mempromosikan "kebijakan agresif" AS di Asia Barat.
Disebutkan pula bahwa AS "terlibat" dalam pembunuhan rakyat di Yaman, di mana koalisi pimpinan Saudi melakukan kampanye militer brutal terhadap pemberontak Syiah Houthi. Washington telah lama memberikan dukungan intelijen dan logistik kepada Saudi, dan juga menjual senjata sebagai bagian dari kesepakatan senjata bernilai miliaran dolar.