"Kita luruskan di situ untuk memastikan semua pemahaman caleg itu benar, karena mereka terjun ke masyarakat jadi mereka harus dibekali dengan pemahaman yang benar," kata Hary saat berkampanye di Flores, NTT, Sabtu (6/4/2019).
Bila pemahaman keliru, itu berarti informasi yang benar tidak sampai ke masyarakat.
"Semua caleg juga turun, relawannya turun untuk memberitakan hal yang benar jadi kalau ada yang memfitnah Partai Perindo, itu kita luruskan sampai ke bawah pada waktu mereka terjun ke konstituen," jelas Hary.
Adapun, Ketua Umum Kartini Perindo yang juga merupakan Caleg Perindo Dapil DKI Jakarta II Liliana Tanaja Tanoesoedibjo mengatakan masyarakat harus semakin cerdas dalam menerima informasi.
Bila ada informasi yang masuk, dipelajari dulu apakah informasi tersebut benar atau tidak. "Hoax adalah sesuatu yang bersifat menegatifkan. Pintar-pintarlah untuk melihat berita, jangan terlena dengan hoax ya," tandasnya.
(Angkasa Yudhistira)