“Dan kewajiban itu lebih kuat lagi bagi para tokoh yang menjadi panutan dan diyakini sebagai pemimpin,” tambah Mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat itu.
Politikus Partai Golkar tersebut pun melanjutkan kalau lontaran kata-kata kasar di ruang publik akan mudah ikuti oleh masyarakat. Sehingga, ia mengimbau kepada siapapun untuk selalu berhati-hati dalam melontarkan perkataan.
“Saya pikir masyarakat kita patronize-nya masih kuat, sehingga ucapan, perilaku pemimpin itu bisa gampang sekali ditiru oleh pengikutnya. Jadi kita harus berhati-hati dan memastikan untuk jangan mengotori ruang publik lagi dengan ucapan-ucapan yang tidak baik,” terang TGB.
(Angkasa Yudhistira)