PYONGYANG - Dua peramal nasib ditembak mati oleh pasukan Korea Utara di depan warga.
Sedangkan peramal ketiga dipenjara seumur hidup setelah menjalani persidangan di depan umum.
Ribuan orang dibawa untuk menghadiri persidangan umum di kota utara Chongjin pada bulan Maret sebelum hukuman dijatuhkan.
Seeorang narasumber mengatakan kepada Radio Free Asia bahwa eksekusi mati dilakukan untuk menertibkan warga karena kegiatan peramalan telah semakin marak.