"Bahkan pejabat tinggi dan keluarga pejabat pengadilan sering mengunjungi peramal nasib sebelum mengatur pernikahan atau membuat kesepakatan bisnis,” kata sumber itu yang tidak mau disebut namanya.
Sejumlah perempuan peramal telah membentuk kelompok yang disebut Kelompok Tujuh Bintang dan mengklaim bahwa dua anak, yang berusia tiga dan lima tahun, dapat menceritakan masa depan.
Baca: Panen Korea Utara Terburuk Dalam 10 Tahun
Baca: Korut Larang Warganya Minuman Keras dan Bernyanyi, Ini Penyebabnya
Korea Utara tidak mentolerir aktivitas ramal karena mengancam otoritas pemimpin tertinggi Kim Jong-un, di mana ia dianggap setengah dewa.
Oleh karena itu, segala dan semua ancaman terhadap otoritasnya akan dihilangkan.