"Karena kita masih menunggu, masyarakat diminta bersabar menunggu proses penghitungan suara secara final di tingkat nasional oleh KPU. Karena KPU merupakan lembaga resmi yang memiliki kompetensi untuk mengumumkan hasil pemilu secara nasional, karena itu sangat rawan provokasi dan terjadi konflik," paparnya.
Apabila itu tetap dilakukan lanjutnya, petugas di lapangan akan menghentikan dan mengimbau untuk kembali tidak melakukan hal tersebut.
"Apabila nanti ada unsur pidana di situ polisi tidak segan menindak tegas. Ini rawan. Kami selalu mengimbau, kita berharap masyarakat untuk tenang," tuturnya.
(Edi Hidayat)