JAKARTA - Usai mencoblos di TPS 60 dekat kediamannya, Anies Baswedan mencelupkan ketiga jarinya ke dalam tinta. Lalu Gubernur DKI Jakarta itupun memamerkan jarinya kepada wartawan.
Saat ditanyakan tentang simbol 3 jari yang dicelupkan tinta, Anies berujar bahwa saat ini masih dalam suasana pencoblosan Pemilu. Sehingga jika berpose dengan 1 atau 2 jari yang dicelupkan tinta, bisa dimaknai dengan pasangan calon presiden yang ada.
Oleh karenanya dia lebih memilih mencelupkan 3 jarinya ke dalam tinta. Dengan begitu, akan terlihat lebih elok dan menghormati proses Pemilu yang digelar hari ini. "Dari kemarin begini, Oke Oce. Jadi kalau difoto satu nanti 01, kalau dua nanti 02. Jadi saya angkat tiga jari," ungkapnya.
Lebih lanjut, Anies pun berharap agar seluruh warga Jakarta yang memiliki hak pilih untuk segera memberikan suaranya. Dia sendiri mengaku, belum mengetahui seberapa besar tingkat partisipasi pemilih pada Pemilu kali ini. Namun dia berharap semua pemilih datang menggunakan hak suaranya ke TPS.
"Belum tahu kita ya, tapi saya harap mudah-mudahan bisa tinggi. Rekor paling tinggi ketika Pilkada (DKI Jakarta), rekor Pilkada kemarin partisipasinya paling tinggi, jadi harapannya nanti bisa tinggi juga," pungkasnya.
Anies dan keluarganya tercatat pada daftar pemilih tetap di TPS 60, Jalan Lebak Bulus II Blok Muharam, Cilandak, Cilandak Barat, Jakarta Selatan. Dia datang ke TPS kompak mengenakan baju atasan putih bersama istri Fery Farhati Ganis, kedua anaknya Mikail Azizi Baswedan dan Mutiara Annisa Baswedan, sang ibunda Aliyah Rasyid, serta adiknya Abdillah Baswedan.
(Khafid Mardiyansyah)