Ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS), Abdiun Bintara mengatakan, suasana kondangan atau pernikahan ini diciptakan untuk memperkenalkan adat bengkulu serta menarik minat pemilih agar menggunakan hak suaranya dalam pesta demokrasi.
Pembuatan TPS ala pelaminan pernikahan ini, sampai Abdiun, menggunakan dana swadaya masyarakat setempat. Selain itu, kata dia, konsep ala resepsi pernikahan ini sudah dilakukan beberapa kali saat pesta demokrasi.
''Ini salah satu bentuk wujud untuk mensukseskan pemilu serta menarik simpatik warga agar menggunakan hak suaranya. Makanya TPS kami buat seperti pelaminan,'' kata Abdiun, Rabu (17/4/2019).
Abdiun menyampaikan, di TPS 01 terdapat 234 pemilih. Dari pengalaman sebalumnya, kata dia, masyarakat yang telah memiliki hak suaranya secara keseluruhan menggunakan hak suaranya 100 persen. Hal tersebut tidak terlepas untuk mendukung mensukseskan pesta demokrasi.
''Masyarakat yang telah memiliki hak suaranya selalu datang ke TPS ini (TPS 01). Salah satu daya pikatnya bentuk TPS resepsi pernikahan ini,'' pungkas Abdiun.
(Khafid Mardiyansyah)