3 Polisi yang Gugur saat Pengamanan Pemilu 2019 Dianugerahi Kenaikan Pangkat Istimewa

Antara, Jurnalis
Selasa 23 April 2019 10:23 WIB
Proses Pemakaman Jenazah Anggota Polisi dari Polres Kupang, Aiptu Stefanus Pekuali (foto: Humas Polda NTT)
Share :

KUPANG - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memberikan kenaikan pangkat istimewa kepada tiga anggota Polda NTT yang gugur dalam melaksanakan tugas pengamanan Pemilu Serentak Tahun 2019.

Kabid Humas Polda NTT Kombes Jules Abraham Abast, mengatakan ketiga anggota tersebut adalah Aiptu Stefanus Pekuali (anggota Polres Kupang), Ipda Daniel Mota (anggota Polres Belu) dan Aipda Yustinus Petrus Mangge (anggota Polres Ende).

Baca Juga: 15 Anggota Polri Gugur saat Amankan Pemilu 2019 

"Ketiganya mendapat kenaikan pangkat istimewa langsung dari pusat," kata Jules seperti dikutip Antara, Selasa (23/4/2019).

 

Jules menambahkan, kenaikan pangkat istimewa kepada Aiptu Stefanus karena yang bersangkutan gugur dalam menjalankan tugas pengamanan Pemilu 2019 di Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, 19 April 2019.

"Aiptu Stefanus meninggal karena kecelakaan lalu lintas saat pengamanan pemilu. Karena itu Polri memberikan kenaikan pangkat istimewa ini untuk almarhum Stefanus," ujar dia.

Dia menjelaskan, almarhum Stefanus Pekuali sehari –hari bertugas sebagai Kepala Pos Polisi (Kapospol) Tuapukan, Polres Kupang Tengah, dan sedang melakukan tugas piket pengamanan kotak suara di Kantor Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kupang Timur.

Saat itu, lanjut dia, Aiptu Stef hendak pulang ke rumahnya di Perumahan Matani Desa Matani Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, setelah melakukan tugas piket pengamanan kotak suara di kantor Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kupang Timur.

"Ia hendak ke gereja bersama istri dan anaknya mengikuti ibadah Jumat Agung dan usai dari gereja akan kembali melakukan tugas pengamanan di PPK Kupang Timur. Namun saat pulang itulah Ia mengalami kecelakaan, motor yang dipakainya, yakni sepeda motor honda CBR bertabrakan dengan mobil pick up yang mengakibatkan ia meninggal dunia," ujarnya.

Sedangkan dari Polres Belu juga kehilangan seorang polisi yang dinilai baik, yakni Ipda Daniel Mota yang sehari-hari bertugas sebagai Kanit Sabhara Polsek Kakuluk Mesak.

“Ipda Daniel Mota meninggal dunia terkena serangan jantung saat melaksanakan tugas di tempat kerjanya di Polsek Kakuluk Mesak,” ujar Jules.

Baca Juga: Perwira Polres Tana Toraja Meninggal Akibat Kecelakaan dalam Pengamanan Pemilu 

Sementara Aipda Yustinus Petrus Mangge meninggal saat menjalankan tugas pengamanan kampanye salah seorang calon anggota DPRD Ende di Desa Boafeo, Kecamatan Maukaro.

"Saat hendak pulang, keadaan cuaca di wilayah itu hujan disertai angin kencang. Almarhum yang menggunakan sepeda tertimpa pohon kemiri setinggi 20 meter. Ia dikabarkan mengalami luka di bagian kepala hingga meninggal dunia di tempat kejadian perkara," tuturnya.

(Fiddy Anggriawan )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya