SERANG - Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia saat bertugas selama Pemilu 2019 di Provinsi Banten bertambah menjadi tujuh orang dan 33 'pejuang demokrasi' dirawat di rumah sakit.
"Yang meninggal dunia sebanyak tujuh orang. Lima petugas KPPA dua petugas Linmas. Kemudian yang sakit dan dirawat 33 orang," kata Ketua KPU Provinsi Banten Wahyul Furqon kepada wartawan, Selasa (23/4/2019).
Baca Juga: Petugas KPPS Meninggal Bertambah Jadi 91 Orang, 374 Jatuh Sakit
Penyebab meninggalnya ketujuh petugas KPPS disebabkan faktor kelelahan. Sebab, proses penghitungan dan rekapitulasi Pemilu 2019 di TPS memakan waktu panjang dan melelahkan.
"Kelalahan naik motor kemudian kecelakaan. Ada setelah pencoblosan saat proses penghitungan, rata rata usai pencoblosan. Memang pengisian form kan banyak makan waktu dan ketelitian apalagi dari sisi waktu dibatasi," ujarnya.