"Jangan orang mengatasnamakan kepanitiaan tertentu dan membawa-bawa nama NU, lalu NU yang disebut-sebut. Itu bisa menjadi fitnah bagi NU," ujarnya.
"Lagi pula, andai sampean minta sumbangan saya dan saya beri, apakah sampean akan tanya ke saya uang yang disumbangkan asal usulnya dari mana? Sebagai orang timur, saya yakin tidak ada yang melakukan hal itu," imbuhnya.
(Baca Juga: Kabag Keuangan KONI Akui Serahkan Rp3 Miliar ke Staf Pribadi Menpora)
Pihaknya berharap penegakan hukum bidang korupsi fokus pada upaya pemberantasan korupsi. NU akan mendukung itu, dan jangan ada sikap insinuatif.
"Barusan saya dapat konfirmasi dari Pak Fanani, Wakil Bendahara Panitia Muktamar. Beliau memastikan tidak ada uang sesen pun yang diterima Panitia Muktamar dari KONI," katanya.
(Arief Setyadi )