Selanjutnya, Panglima TNI mengatakan Prajurit Wanita TNI memiliki profesionalisme keprajuritan yang tidak diragukan lagi. "Profesionalisme yang menunjukkan bahwa Prajurit Wanita TNI terlatih dan tidak henti-hentinya membina diri untuk melaksanakan tugasnya," katanya.
Menurut Panglima TNI, profesionalisme Prajurit Wanita TNI sejatinya bukan hal yang asing bagi bangsa Indonesia. Sejarah menunjukkan bahwa wanita Indonesia telah menunjukkan peranannya sejak ratusan tahun lalu.
"Laksamana Malahayati adalah Panglima Armada Laut yang mampu mengalahkan armada Portugis dan Belanda. Kita juga mengenal Cut Nyak Dhien, pejuang wanita yang gagah berani, menolak segala kebesaran dan kemegahan serta lebih memilih untuk berjuang melawan penjajah," ujarnya.
(Baca Juga: Kunjungan Spainbatt ke Markas Indobatt Pererat Silaturahmi dan Kerja Sama Satgas UNIFIL)