"Destinasi yang terkenal muslim friendly ini memiliki beragam pilihan atraksi yang menarik bagi wisman Malaysia. Karena banyak menawarkan tempat-tempat shopping dengan harga yang murah, serta pilihan kuliner yang sangat menggugah selera," terangnya.
Selain itu, keberadaan Bukittinggi dengan hawanya yang sejuk juga merupakan salah satu tujuan wisata yang sangat diminati oleh wisman Malaysia. Disamping shopping dan kuliner, Sumatera Barat juga merupakan destinasi tujuan surfing kelas dunia.
"Hal ini perlu lebih dipromosikan mengingat banyak warga Malaysia dan turis-turis mancanegara yang berada di wilayah Kuala Lumpur (Selangor) yang belajar Surfing pada salah satu wisata taman buatan yang ada di sana," pungkasnya.
Diketahui, Kemenpar menargetkan pencapaian jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) tahun ini sebesar 20 juta wisman. Dengan perolehan devisa sebesar US $20 miliar.
Menteri Pariwisata Arief Yahya menjelaskan, kunjungan wisman ke Indonesia selama 2018 terbanyak dari Malaysia mencapai 2,50 juta (15,83 persen) dari total kunjungan. Malaysia berada di urutan teratas menggeser posisi wisman dari Tiongkok sebanyak 2,14 juta (13,52 persen).
Sementara, lima negara penyumbang wisman terbanyak ke Indonesia pada 2018 adalah Malaysia sebanyak 2,50 juta kunjungan (15,83 persen), Tiongkok 2,14 juta (13,52 persen), Singapura 1,77 juta (11,19 persen), Timor Leste 1,76 juta (11,15 persen), dan Australia 1,30 juta (8,23 persen) wisatawan.