MEXICO CITY - Ribuan demonstran turun ke jalan di Mexico City pada Minggu 5 Mei 2019 guna menuntut pengunduran diri Presiden Andres Manuel Lopez Obrador.
Aksi tersebut menjadi protes besar pertama terhadap sayap kiri di ibu kota sejak presiden menjabat lima bulan lalu.
Didominasi warga berpakaian warna putih, para demonstran menyusuri ibu kota sambil meneriakkan "AMLO, mundur!", merujuk kepada akronim nama presiden.
Sejumlah demonstran menutup mulut mereka dengan lakban yang bertuliskan "AMLO mundur." Sedangkan demonstran lainnya membawa spanduk dengan slogan "Meksiko bukan milik Anda" dan "Anda Bukan Robin Hood."
Baca: Gaya Presiden Meksiko: Naik Pesawat Ekonomi, Swafoto Bareng Warga hingga Bepergian Tanpa Pengawalan
Baca: Mantan Presiden Meksiko Disebut Terima Suap Rp1,4 Triliun dari Raja Narkoba El Chapo
Lopez Obrador dilantik pada Desember setelah mengalahkan Institutional Revolutionary Party (PRI), yang mendominasi kekuasaan selama sembilan dekade terakhir.
Pihak berwenang menyebutkan sedikitnya 6.000 orang berpartisipasi dalam aksi tersebut.
Lopez Obrador mengatakan bahwa di tengah masa jabatannya, periode enam tahun, ia akan meminta warga Meksiko untuk menggelar pemungutan suara soal kedudukannya, apakah mereka ingin AMLO tetap berkuasa atau mengakhiri masa jabatannya.
(Rachmat Fahzry)