Jaten menyatakan tiga hari adiknya tidak bisa berbicara dan hanya nganggut-nganggut kepala bila diajak berkomunikasi. Tapi sekarang sudah bisa sedikit meminta minum dan snack. “Sekarang sudah bisa mengenali teman-temannya di kantor saat menjenguk tadi,” katanya.
Ketua Bawaslu Karangasem I Putu Gede Suastrawan mengatakan, komisinier dari Bawaslu Karangasem sudah menjengkuk korban. Menurutnya, sebelum dirujuk ke RS Sanjiwani, Artana lebih dulu mendapatkan perawatan di Puskesmas Rendang. Di Puskesmas Rendang, Artana mendapatkan infus agar kondisi tubuhnya stabil, setelah itu baru dirujuk ke RS Sanjiwani.
“Di puskesmas mendapat perawatan sekitar satu jam. Setelah itu baru dirujuk ke RS Sanjiwani. Di RS Sanjiwani dibawa memakai mobil ambulans di ampingi dokter puskesmas. Sementara dari Bawaslu didampingi Sekretaris Panwaslu dan komisioner,” ungkapnya.
Suastrawan berharap setelah dirujuk ke RS Sanjiwani, Artana bisa kemabli normal sehingga dapat melakukan aktivitas seperti biasa. “Semoga kondisinya cepat membaik,” harap Sustrawan.
(Awaludin)