Presiden Erdogan Dikritik Setelah Pilkada Istanbul Diulang Menyusul Kekalahan Partainya

Agregasi BBC Indonesia, Jurnalis
Rabu 08 Mei 2019 08:05 WIB
Recep Tayyip Erdogan. (Foto: EPA)
Share :

Secara terpisah, kelompok pendukung Imamoglu mengimbau semua pihak menahan diri.

"Mari berdiri bersama, mari tenang…Kita akan menang, kita akan menang lagi."

Pilkada Turki berlangsung pada 31 Maret lalu, yang dipandang sebagai referendum atas kepemimpinan Erdogan.

Meski aliansi Partai AK menang 51% suara secara nasional, partai sekuler CHP menang di Ibu Kota Ankara, Izmir, dan Istanbul—tempat Erdogan pernah menjadi wali kota.

Koresponden BBC di Turki, Mark Lowen, melaporkan bahwa Erdogan tidak akan berpangku tangan saat melihat Partai AK kalah di Istanbul.

"Siapapun yang memenangi Istanbul, memenangi Turki," kata Erdogan dalam beberapa kesempatan.

(Qur'anul Hidayat)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya