Sementara itu, influencer TKN Jokowi-Ma'ruf, Eva Kusuma Sundari, menyerahkan sepenuhnya kasus dugaan makar yang menyeret sederet tokoh pendukung 02 kepada kepolisian.
"Soal makar, itu urusan kepolisian yang tugasnya melaksanakan hukum untuk menjaga keamanan ketertiban masyarakat (kamtibmas)," tuturnya.
TKN mengajak semua pihak untuk tertib dan mematuhi hukum. Jika ada yang tidak puas dengan hasil pemilu, dapat menyalurkannya ke Bawaslu dan Mahkamah Konstitusi (MK).
"Jangan mencari penyelesaian di luar koridor hukum. Ini negara hukum, bukan negara kekuasaan (massa, anarkis). TKN berharap konsolidasi demokrasi secara konstitusional," kata politikus PDI Perjuangan itu.