Pengacara Sebut Ani Hasibuan Dirugikan Media soal Kabar Keracunan Massal Petugas KPPS

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis
Jum'at 17 Mei 2019 13:57 WIB
Dokter Ani Hasibuan (Foto: Twitter)
Share :

JAKARTA - Pengacara dokter spesialis syaraf, Roboah Khairani Hasibuan atau Ani Hasibuan mengutarakan jika kliennya tidak pernah diwawancara oleh media Tamsh-news.com yang akhirnya membuat berita terkait penyebab tewasnya ratusan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang bekerja di pemilu 2019.

"Klien kami itu tidak pernah diwawancara, tidak pernah jadi narasumber," kata Amin di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (17/5/2019).

Amin menduga, portal media yang memuat ucapan kliennya lantaran mengambil dari sebuah hasil wawancara TV nasional. Kemudian, berita yang dimuat oleh portal media itu dibuat seperti Ani berkomentar penyebab tewasnya ratusan KPPS karena keracunan masal.

"Itu bukanlah pernyataan atau statemen dari klien kami doktor Ani Hasibuan. Tapi media portal ini dia melakukan framing dan mengambil statmen dari pernyataan beliau ketika wawancara di TvOne," beber Amin.

Karena itu, Amin menegaskan jika Ani seharusnya tak sedikit pun bertanggungjawab atas berita yang dimuat lantaran isi berita itu bukanlah hasil wawancara yang dilakukan langsung oleh sang reporter atau dari pihak media itu.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya