JAKARTA - Ikatan Keluarga Besar Alumni UI mengancam akan menggerahkan massa bila polisi tetap mengusut dokter Ani Hasibuan lantaran pernyataannya dalam sebuah media yang menyebut adanya 'Pembantaian Pemilu, Gugurnya 573 KPPS Ditemukan Senyawa Kimia Massal'.
Padahal, tim kuasa hukum Ani Hasibuan telah membantah pernyataan tersebut bersumber dari kliennya. Ani Hasibuan pun mempertimbangkan akan melaporkan portal berita tamshnews.com terkait berita soal penyebab gugurnya ratusan petugas KPPS tersebut.
"Sementara kami saat ini menurunkan teman-teman penasihat hukum saja kalau seandainya ini masih keras kepala aparat hukum kita menurunkan massa," kata Koordinator Alumni UI Hidayat Matnoer di UI Salemba, Jakarta, Jumat (17/5/2019).
Hidayat mengatakan, UI merupakan kampus perjuangan yang mencatatkan sejarah pada reformasi 1998. Ia pun menyatakan bahwa pihaknya akan kembali melakukan perjuangan di jalanan bila keadilan hukum untuk Ani Hasibuan tidak ditegakkan.
"Tapi apabila aparat keamanan dan penguasa tidak mengindahkan saran kami. UI adalah kampus perjuangan rakyat 98 kami telah membuktikan. Bisa jadi tahun 2019 ini akan kami mulai lagi bagiamana perjuangan dan perlawanan rakyat di jalanan," terangnya.
Baca Juga: Ani Hasibuan Akan Gugat Media terkait Berita Ratusan KPPS Meninggal