Kuasa Hukum Duga Dokter Ani Hasibuan Jadi Target Kriminalisasi

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis
Jum'at 17 Mei 2019 17:25 WIB
Share :

JAKARTA - Pengacara Dokter spesialis syaraf, Roboah Khairani Hasibuan atau Ani Hasibuan, Amin Fahrudin menyayangkan kasus yang menimpa kepada kliennya sangat cepatnya naik ke penyidikan. Dia pun menduga kliennya itu menjadi target dan telah dikriminalisasi.

“Kami duga Ibu Ani jadi target (kriminalisasi),” kata Amin di Mapolda Metro Jaya, Jumat (17/5/2019).

Amin menjelaskan, portal tamshnews.com yang memuat berita penyebab tewasnya ratusan petugas KPPS tercatat pada tanggal 12 Mei 2019. Sedangkan, pada tanggal 15 Mei 2019 polisi telah melayangkan surat pemanggilan.

"Kalau dilihat media ini memuat 12 Mei, kemudian kalau diteliti proses penyidikan dilayangkan surat saksi tapi ini dalam proses penyidikan itu tanggal 15 Mei 2019. Artinya dalam waktu tidak kurang 3 hari, proses hukum dilakukan sudah penyidikan. Kami duga ini ada kejar tayang karena sangat cepat itu. Kemudian pada tanggal 17 Bu Ani dapat panggilan saksi. Tidak kurang seminggu proses ini dikejar," imbuh dia.

Meski demikian dia berharap pihak Kepolisian dapat bekerja secara objektif dan profesional. Sehingga dokter profesional seperti Ani yang punya kepedulian terhadap Pemilu 2019 ini dengan coba membantu mengungkap kematian ratusan KPPS malah dikriminalisasi.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya