JAKARTA - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta menyatakan siap menampung korban jika terjadi bentrok atau kericuhan pada 22 Mei 2019. Dinkes DKI Jakarta sudah menyiapkan skema bantuan dalam bentuk kesehatan untuk mengawal adanya rencana aksi 22 Mei 2019.
Diketahui, hasil penghitungan suara Pemilu 2019 akan diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 22 Mei 2019. Sejalan dengan itu, akan ada rencana gelombang aksi massa untuk mengawal proses demokrasi lima tahunan tersebut.
Baca juga: Khawatir Ancaman Terorisme, Kapolres Tanjungpinang Imbau Warga Tak Ikut Aksi 22 Mei
"Untuk itu Dinas Kesehatan telah menyiapkan dukungan kesehatan untuk mengantisipasi adanya krisis kesehatan," kata Kadis Kesehatan DKI, Widyastuti di kantornya, Jalan Kesehatan Nomor 10, Petojo, Jakarta Pusat, Senin (20/5/2019).
Widyastuti menuturkan, pihaknya akan menyiagakan sebanyak 337 personel di semua RSUD DKI pada 22 Mei 2019 untuk mengantisipasi jatuhnya korban. 337 personel tersebut meliputi 82 dokter umum, 173 perawat dan 82 sopir ambulan.
Baca juga: Intelijen Deteksi Upaya Penyelundupan Senjata untuk Bikin Kekacauan pada 22 Mei