Sementara itu, di Jalan Mas Mansyur, kondisi serupa juga terlihat. Disepanjang permukiman warga, terdapat pecahan-pecahan batu yang berserakan.
Selain itu, pada lokasi itu, masih terasa pula bekas dari gas air mata yang dikeluarkan polisi untuk membubarkan paksa massa aksi yang cenderung rusuh.
Baca juga: 5 Potret "Orang Indonesia" saat Ada Kerusuhan 22 Mei, Selfie hingga Betah Terlelap
Sekadar diketahui, aksi unjuk rasa 22 Mei mulai ricuh sejak kemarin malam. Awalnya kondisi itu pecah di depan Gedung Bawaslu.
Setelah dibubarkan secara paksa, alhasil terjadi perpecahan di beberapa lokasi, seperti Pasar Tanah Abang, Petamburan dan Jalan Sabang, Jakarta Pusat.
(Fakhri Rezy)