Alumni Fokal IMM Minta Hentikan Demo Rusuh yang Merugikan Semua Pihak

Arie Dwi Satrio, Jurnalis
Kamis 23 Mei 2019 00:58 WIB
Massa aksi 22 Mei bentrok dengan polisi di Bawaslu. (Foto : Heru Haryono/Okezone)
Share :

JAKARTA – Koordinator Nasional Forum Komunikasi Alumni (Kornas Fokal) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) menyampaikan rasa duka yang sedalam-dalamnya dan mendoakan kesembuhan bagi yang terluka saat aksi demontrasi 21-22 Mei 2019. Kejadian itu menyebabkan bentrok di beberapa titik Jakarta serta timbulnya korban jiwa, luka-luka dan kerusakan fasilitas umum.

Sekretaris Jenderal Kornas Fokal IMM, M Azrul Tanjung mengatakan pihaknya menyesalkan terjadinya bentrokan dan kerusuhan tersebut serta menyerukan dihentikannya kekerasan dan demonstrasi rusuh yang telah merugikan banyak pihak.

"Alumni IMM menyerukan terjadinya rekonsiliasi nasional diantara semua pihak yang berbeda pandangan dan sikap, guna menghindari timbulnya risiko lebih besar bagi bangsa dan negara," ujarnya di Jakarta, Rabu (22/5/2019)

Dengan semata mendahulukan kepentingan nasional dan mengharapkan Ridha Allah SWT, Kornas Fokal IMM pun menyatakan 4 sikapnya. Pertama, meminta calon presiden Prabowo Subianto dan segenap elite 02 menenangkan massa pendukungnya dengan sungguh-sungguh. Sehingga kekecewaan dan dugaan kecurangan pemilu disalurkan melalui mekanisme demokrasi yang konstitusional.

"Kami meyakini pernyataan-pernyataan emosional dan kurang bertanggung jawab dari sebagian elite politik yang kecewa telah membuka ruang para petualang politik dan musuh demokrasi mendompleng keriuhan politik pasca pemilu," ujar Azrul.

Kedua, mengimbau pendukung pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin untuk tidak terpancing dan ambil bagian dalam melakukan mobilisasi dukung mendukung, guna mencegah terjadinya konflik horizontal yang justru akan semakin memperkeruh situasi.

Ketiga, mendukung langkah Polri dan TNI melakukan penegakan hukum dan pemulihan situasi dengan mengedepankan pendekatan persuasi, serta mengungkap dalang serta penggerak kerusuhan 21-22 Mei secara terang benderang.

"Kami mengapresiasi ketenangan dan ketegasan Kapolri Jenderal Tito Karnavian dalam menjalankan prosedur pencegahan maupun tindakan menjaga ketertiban dan keamanan," ujar Azrul.


Baca Juga : Panglima: TNI Dukung Penuh Polri dalam Menjaga Keamanan Negara

Keempat, meminta seluruh komponen sipil society mengambil peran aktif dalam melakukan upaya menenangkan seluruh elemen masyarakat, agar gejolak politik yang merugikan ini tidak menjadi eskalatif. Peran ini mesti dijalankan bersama demi tanggung jawab menjaga keutuhan bangsa dan negara.


Baca Juga : TKN Dukung Langkah Aparat Pulihkan Keamanan

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya