YOGYAKARTA - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyatakan bahwa Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah mengalami dua kali gempa guguran pada Kamis.
Kepala BPPTKG Hanik Humaida dalam keterangan resminya mengatakan gempa guguran yang terekam selama periode pengamatan pukul 00.00-06.00 WIB amplitudonya 10-20 mm dan berlangsung 36-77 detik.
Baca juga: Merapi Alirkan Lava Sejauh 700 Meter ke Arah Hulu Kali Gendol
Melansir laman Antaranews, hasil pengamatan visual menunjukkan kawah gunung api paling aktif di Indonesia itu mengeluarkan asap putih tebal setinggi 20 meter di atas puncak kawah gunung.
Di gunung api itu, angin bertiup lemah ke arah timur, suhu udara 15-19 derajat Celsius, kelembaban udara 67-96 persen, dan tekanan udara 568-710 mmHg.
Baca juga: Gunung Merapi Luncurkan Guguran Lava Sejauh 1,2 Km