"Saya berharap tidak ada lagi rusuh-rusuhan. Kasiahan rakyatnya jangan ada lagi lempar batu jangan ada lagi!," tegasnya.
Ryamizard mempersilahkan setiap warga negara menggelar aksi demonstrasi. Namun, ia meminta aksi itu dilakukan secara damai.
"Demo pakai mulut masa pakai batu. Itu anjing menggit dilempar batu baru, masak sama-sama orang. Apalagi ke polisi kasihan dilempar, dia petugas nggak tahu apa-apa, kepalanya sampai bocor," jelasnya.
Menhan berharap, dirinya tak turun dalam menyelesaikan sengketa Pemilu 2019. Pasalnya, bila institusi Kemenhan sampai turun tangan maka akan melibatkan TNI sebagai alat negara.