(Baca juga: Rekaman CCTV Detik-Detik Ledakan Bom di Pospam Tugu Kartosuro)
(Baca juga: Polres Purworejo Perketat Pengamanan Lebaran Pasca-Bom Kartosuro)
Menurut Khairul, penggemar kekerasan ekstrim masih mengikuti pola yang sudah dijalankan setidaknya empat tahun terakhir, yaitu serangan simultan, acak, dan itu tak selalu berarti ledakan.
"Di sisi lain, pemerintah tak kunjung membenahi kualitas mitigasinya. Sukoharjo yang menjadi sasaran serangan tadi malam misalnya, saya kira kondisinya masih relatif sama dengan ketika daerah ini mulai dikenal sebagai basis jaringan kekerasan ekstrim," papar dia.
Disisi lain, apabila hal tersebut tidak segera dicegah, Khairul khawatir akan diikuti kejadian lainnya didaerah lainnya. Oleh sebab itu, Pemerintah dan Polisi harus mampu mendeteksi segera untuk menghindari ancaman tersebut.