Dr Lee sangat aktif dalam forum chatting Singapura. Dia bahkan menggambarkan dirinya sendiri sebagai "dokter kampung".
Dalam salah satu komentar yang diajukan dalam peradilan di Tasmania, Dr Lee berkata:
"Jika pernikahanku berantakan, tidak akan berakhir dengan perceraian. Tapi akan berakhir dengan pembunuhan."
"Saya seorang praktisi medis. Saya juga memiliki mulut busuk dan bicara apa adanya."
"Saya bisa juga dengan gampang mengumpat ibumu sebagai pelacur."
Membahayakan publik
Dalam keputusan Peradilan Praktisi Kesehatan di Tasmania pada 17 April, pimpinan persidangan Robert Webster menilai komentar Dr Lee terbukti "tidak menghormati wanita", bersifat "diskriminasi rasial" serta "berpotensi membahayakan publik".