Polisi Amankan 81 Terduga Pelaku Bentrok di Buton ke Polda Sultra lewat Jalur Laut

Fahreza Rizky, Jurnalis
Sabtu 08 Juni 2019 15:03 WIB
Brigjen Pol Dedi Prasetyo (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Tim gabungan Polda Sulawesi Tenggara menangkap 81 orang terduga pelaku kerusuhan antar dua desa di Buton pagi tadi. Usai ditangkap, semua terduga pelaku diamankan menuju Polda Sultra melalui jalur laut.

"Saat ini ke-8 orang yang diamankan dalam proses pergeseran dari Kabupaten Buton menuju Polda Sultra menggunakan jalur laut. Diprediksi tiba di Kendari pukul 18.00 WITA," kata Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo kepada Okezone, Sabtu (8/6/2019).

Polisi menyita sejumlah senjata tajam (sajam) dari penangkapan 81 orang di Desa Sampuabalo tersebut. Di antaranya parang, tombak, pisau, badik hingga busur. Oknum tersebut tidak melakukan perlawanan saat ditangkap polisi.

"Selama kegiatan berlangsung situasi aman dan terkendali," jelas Dedi.

Baca Juga: Rumah Korban Bentrokan di Buton Akan Dibangun Kembali


Jenderal bintang satu itu menerangkan, oknum masyarakat yang diamankan masih berstatus terperiksa guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Sebelumnya diberitakan, polisi menangkap 81 orang terduga pelaku penyerangan dan pembakaran rumah milik masyarakat Desa Gunung Jaya saat terjadinya bentrokan berdarah antar dua desa.

Penangkapan dimulai pada pukul 07.30 WITA, Sabtu (8/6/2019) di Desa Sampuabalo. Kemudian pada pukul 09.26 WITA prosesi penangkapan itu selesai dilaksanakan. Adapun petugas yang dikerahkan sebanyak 290 personel terdiri dari Polres Buton, Brimobda Sultra, Brimob Batauga, dan Dalmas Polres Baubau.

Bentrokan antara masyarakat Desa Gunung Jaya dengan Desa Sampuabalo, Buton, Sulawesi Tenggara terjadi pada Rabu 5 Juni 2019. Akibat konflik tersebut sebanyak dua orang tewas dan lainnya luka-luka. Sementara 87 unit rumah warga dibakar hingga menyebabkan 871 jiwa mengungsi. Polisi sudah menetapkan status siaga I di daerah tersebut.

(Edi Hidayat)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya