Ia pun menilai kedua tokoh Partai Demokrat tersebut tidak pernah berbuat banyak untuk partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu.
"Mubarok, Max Sopacua, dan Subur Sembiring yang tak pernah saya lihat berbuat utk Partai Demokrat -dan fihak luar yg coba ikut campur--, tidak tepat waktunya mengajak kami dan Pak SBY "berkelahi". Sekarang kami sedang berduka atas kepergian Ibu Ani. Adakah hati dan kemanusiaan?," tegasnya.
Pria yang pernah tersangkut kasus narkoba itu pun mengibaratkan sejumlah tokoh di Partai Demokrat seekor ulat buly dan buaya yang ingin merusak kehidupan Demokrat.
"Ulat bulu dan buaya manjat sedang koalisi mau merusak kebun Demokrat," pungkasnya.
(Awaludin)