Terkait serangan tanker minyak di Teluk Oman, fasilitas minyak di Arab Saudi dan bandara Abha, dirinya menggarisbawahi pentingnya permintaan Arab Saudi di hadapan masyarakat internasional untuk mengambil sikap tegas terhadap rezim ekspansionis yang telah mendukung terorisme dan menyebarkan kematian dan kehancuran selama beberapa dekade terakhir tidak hanya di wilayahnya, tetapi juga di seluruh dunia.
Walaupun begitu, dirinya menekankan bahwa tangan kerajaan selalu mengulurkan tangan perdamaian. "Rezim Iran tidak menghormati perdana menteri (Jepang) sebagai tamu (di Iran) dan menjadikan selama kunjungannya tanggapan yang efektif terhadap upayanya dengan menyerang keduanya. tanker minyak di Teluk, salah satunya adalah Jepang," ujarnya.
Baca juga: Meski Berseteru, Arab Saudi Bantu Tanker Iran yang Alami Kerusakan di Laut Merah
“Mereka juga menggunakan milisi untuk melakukan serangan memalukan terhadap Bandara Abha. Ini adalah bukti nyata dari kebijakan rezim Iran dan niat untuk menargetkan keamanan dan stabilitas kawasan," tambah Pangeran MBS.